Jumat, 09 Mei 2014

Rancangan Acak Kelompok Faktorial Dengan Mengunakan Excel dan SPSS16

1. Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial biasanya digunakan jika penelitiaannya dilapangan, berbeda dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), pada Rancangan Acak Kelompok yang menggunakan BLOK sebagai ulangan, missal: I, II, II setiap perlakuan pada setiap blok dianggap kondisinya homogen pada setiap tanaman. Berbeda dengan RAK non faktorial, pada RAK faktorial ada dua faktor yang diamati sama halnya dengan RAL faktorial. Berikut cara Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan menggunakan Excel:
Gambar 1. Excel RAK faktorial


2.berikut adalah cara pengoperasian program SPSS dalam Rancangan Percobaan, bila dibandingkan dengan Excel, penggunaan SPSS lebih cepat karena tidak perlu menggunakan rumus, kita hanya perlu memasukan data melalui beberapa langkah-langkah dalam penggunaan SPSS. Berikut adalah langkah-langkah dalam SPSS:
  • Langkah pertama yaitu, pastikan kita berada pada halaman variable view (yang dilingkari di bawah)kemudian ketik yang pertama perlakuan sampai hasil,  dengan sendirinya kolom disebelahnya akan terisi secara otomatis. Namun pada rancangan faktorial perlakuan yang diisi ada 2, perlakuan 1 dan perlakuan 2 (yang dilingkari pada kolom "Name". Silahkan mencoba



Gambar 2. Variable view

  • Langkah kedua yaitu, untuk mengisi kolom values baris perlakuan maka klik 2x pada kolom baris perlakuan makan akan muncul seperti gambar dibawah dan ketik perlakuan yang ada pada data anda, berlaku juga untuk ulangan.

Gambar 3. Mengisi kolom valuse

  • Langakah ketiga, yaitu mengisi halaman data view klik data view (yang dilingkari) untuk menyelesaikan data view, ada beberapa langkah yaitu: kopi data yang akan kita kerjakan pada kolom hasil, kemudial untuk mengisi kolom ulangan dan perlakuan, klik 2x pada tiap baris pada kolom ulangan atau perlakuan dan isi sesuai dengan tabel values.
Gambar 4. Data view


  • Langkah keempat yaitu, mengisi output atau analisis data dengan cara pilih icon Analyze kemudian pilih General Linear Model dan pilih Univariated maka akan muncul sperti pada gambar 6.

Gamabar 5. Analyze

  • Langkah ke lima yaitu, setelah mngerjakan langkah ke empat maka akan muncul seperti gambar dibawah kemudian tekan tanda yang dilingkari untuk label hasi diletakan pada bagian atas (Dependent Variable) kemudian perlakuan dan ulangan pada bagian bawah (Foced Factor), tapi jika pada RAL ulangan tidak di isi.
Gambar 6. Langkah mengisi output


  • Langkah ke enam yaitu, setelah langkah kelima selesai klik menu model pada gambar 6 maka akan muncul seperti gamabar di bawah, caranya pilih custom kemudian klik tanda panah yang dilingkari sperti langkah lima, namun karena faktorial ada interaksi antara perlakuan 1 dan perlakuan 2 yang di masukan pada kolom model, caranya blok perlakuan 1 dan 2 kemudian klik tanda panah yang dilingkari kemudian klik continue.
Gambar 7. Univariate Model


  • Langkah ke tujuh yaitu, setelah menekan continue maka akan kembali seperti gambar 6, kmudian tekan icon Pos Hoc dan akan muncul seperti gambar 8, kmudian pindahkan ulangan dan perlakuan setelah itu klik seperti yang ada pada gambar lingkaran kecil kemudian continue dan akan muncul lagi seperti gamabar 6 dan klik OK maka akan keluar hasil output yang kita kerjakan.
Gamabr 8. Univariate: Post Hoc Multiple Comparisons for Observed means

  • Setelah semua langkah dilakukan maka akan keluar hasil seperti pada gambar berikut:
                          
           
           
            
            
            
             
Gambar 9. Output/hasil SPSS


Kamis, 08 Mei 2014

Rancangan Acak Lengkap Faktorial Dengan Menggunakan Excel dan SPSS 16


  1. Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial sama dengan RAL non faktorial cara kerjannya di Ecel, namun ada yang beberapa yang berbeda karena pada RAL faktorial ada 2 faktor yang diamati contohnya ada interaksi Hara x Frekuensi dan lain-lain. berikut adalah gambar Excel RAL Faktorial:


Gambar 1. Excel RAL Faktorial

2. berikut adalah cara pengoperasian program SPSS dalam Rancangan Percobaan, bila dibandingkan dengan Excel, penggunaan SPSS lebih cepat karena tidak perlu menggunakan rumus, kita hanya perlu memasukan data melalui beberapa langkah-langkah dalam penggunaan SPSS. Berikut adalah langkah-langkah dalam SPSS:
  • Langkah pertama yaitu, pastikan kita berada pada halaman variable view (yang dilingkari)kemudian ketik yang pertama perlakuan sampai hasil, dengan sendirinya kolom disebelahnya akan terisi secara otomatis. Namun ada beberapa perbedaan dengan yang non faktorial, pada RAL faktorial pada halaman variable viewnya ada dua perlakuan yang dimasukan contohnya perlakuan 1 dan perlakuan 2 seperti tampak pada gamabar (yang dilingkari) 


Gambar 2. Data variable view
  • Langkah kedua yaitu, untuk mengisi kolom values baris perlakuan maka klik 2x pada kolom baris perlakuan makan akan muncul seperti gambar dibawah dan ketik perlakuan yang ada pada data anda, berlaku juga untuk ulangan, kemudian klik "Add" . Karena ada dua perlakuan maka kolom valuse perlakuan ada 2 juga, lihat gambar 3.


Gambar 3. Mengisi kolom valuse


  • Langakah ketiga, yaitu mengisi halaman data view klik data view (yang dilingkari) untuk menyelesaikan data view, ada beberapa langkah yaitu: kopi data yang akan kita kerjakan pada kolom hasil, kemudial untuk mengisi kolom ulangan dan perlakuan, klik 2x pada tiap baris pada kolom ulangan atau perlakuan dan isi sesuai dengan tabel values.

Gambar 4. Data view

  • Langkah keempat yaitu, mengisi output atau analisis data dengan cara pilih icon Analyze kemudian pilih General Linear Model dan pilih Univariated maka akan muncul sperti pada gambar 6.

Gambar 5. Analyze

  • Langkah ke lima yaitu, setelah mngerjakan langkah ke empat maka akan muncul seperti gambar dibawah kemudian tekan tanda yang dilingkari untuk label hasi diletakan pada bagian atas (Dependent Variable) kemudian perlakuan dan ulangan pada bagian bawah (Foced Factor), tapi karena ini RAL maka ulangan tidak dimasukan.

Gambar 6 Cara pengisian Output

  • Langkah ke enam yaitu, setelah langkah kelima selesai klik menu model pada gambar 6 maka akan muncul seperti gamabar di bawah, caranya pilih custom kemudian klik tanda panah yang dilingkari sperti langkah lima,namun ada yang membedakan yaitu, ada interaksi yang dimasukan dengan cara memblok perlakuan 1 dan 2 seperti gambar lalu pindah ke model dengan cara klik tanda panah. kemudian klik continue.
Gambar 7. Specity Model

  • Langkah ke tujuh yaitu, setelah menekan continue maka akan kembali seperti gambar 7, kmudian tekan icon Pos Hoc dan akan muncul seperti gambar 9, kmudian pindahkan ulangan dan perlakuan setelah itu klik seperti yang ada pada gambar lingkaran kecil kemudian continue dan akan muncul lagi seperti gamabar 7 dan klik OK maka akan keluar hasil output yang kita kerjakan.
Gambar 8. Post Hoc
  • Setelah semua langkah dilakukan maka akan keluar hasil seperti pada gambar berikut:
        
                               
              
               
               
Gambar 9. Output SPSS 16

Selasa, 06 Mei 2014

Rancangan Acak Kelompok non Faktorial Ecel dan SPSS 16




Rancangan Acak Kelompok non Faktorial Dengan Menggunakan Excel dan SPSS 16


1. Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial biasanya digunakan jika penelitiaannya         dilapangan, berbeda dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), pada Rancangan Acak Kelompok yang menggunakan BLOK sebagai ulangan, missal: I, II, II setiap perlakuan pada setiap blok dianggap kondisinya homogen pada setiap tanaman. Berikut cara Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan menggunakan Excel:
Gambar 1. Cara menyeleaikan Rabcangan Percobaan dengan Ecel

2.berikut adalah cara pengoperasian program SPSS dalam Rancangan Percobaan, bila dibandingkan dengan Excel, penggunaan SPSS lebih cepat karena tidak perlu menggunakan rumus, kita hanya perlu memasukan data melalui beberapa langkah-langkah dalam penggunaan SPSS. Berikut adalah langkah-langkah dalam SPSS:
  • Langkah pertama yaitu, pastikan kita berada pada halaman variable view (yang dilingkari)kemudian ketik yang pertama perlakuan sampai hasil, dengan sendirinya kolom disebelahnya akan terisi secara otomatis. Silahkan mencoba


   Gambar 3. Halaman kerja pertama pada SPSS

  •     Langkah kedua yaitu, untuk mengisi kolom values baris perlakuan maka klik 2x pada kolom baris perlakuan makan akan muncul seperti gambar dibawah dan ketik perlakuan yang ada pada data anda, berlaku juga untuk ulangan.
    Gambar 4. Cara mengisi kolom values

  •    Langakah ketiga, yaitu mengisi halaman data view klik data view (yang dilingkari) untuk menyelesaikan data view, ada beberapa langkah yaitu: kopi data yang akan kita kerjakan pada kolom hasil, kemudial untuk mengisi kolom ulangan dan perlakuan, klik 2x pada tiap baris pada kolom ulangan atau perlakuan dan isi sesuai dengan tabel values.

Gambar 5. Cara mengisi data view


  • Langkah keempat yaitu, mengisi output atau analisis data dengan cara pilih icon Analyze kemudian pilih General Linear Model dan pilih Univariated maka akan muncul sperti pada gambar 7.

Gambar 6. Cara mengisi output SPSS

  • Langkah ke lima yaitu, setelah mngerjakan langkah ke empat maka akan muncul seperti gambar dibawah kemudian tekan tanda yang dilingkari untuk label hasi diletakan pada bagian atas (Dependent Variable) kemudian perlakuan dan ulangan pada bagian bawah (Foced Factor), tapi jika pada RAL ulangan tidak di isi.

Gambar 7. Cara mengisi output SPSS

  • Langkah ke enam yaitu, setelah langkah kelima selesai klik menu model pada gambar 7 maka akan muncul seperti gamabar di bawah, caranya pilih custom kemudian klik tanda panah yang dilingkari sperti langkah lima, kemudian klik continue.

Gambar 8. Cara mengisi output SPSS

  • Langkah ke tujuh yaitu, setelah menekan continue maka akan kembali seperti gambar 7, kmudian tekan icon Pos Hoc dan akan muncul seperti gambar 9, kmudian pindahkan ulangan dan perlakuan setelah itu klik seperti yang ada pada gambar lingkaran kecil kemudian continue dan akan muncul lagi seperti gamabar 7 dan klik OK maka akan keluar hasil output yang kita kerjakan.

Gambar 10. Cara mengisi output SPSS

  • Setelah semua langkah dilakukan maka akan keluar hasil seperti pada gambar berikut:



  • Jika ada yang kurang jelas dapat dipelajari lagi pada praktikum mata kuliyah Rancangan Percobaan.



Terima Kasih